Bersabarlah menjadi seorang wanita
Percayalah, pangeran akan datang dengan keluarganya bukan datang dengan seorang diri saja. :)
Jika rasa dalam hati mudah sekali untuk diungkapkan, maka apalah arti sebuah kesabaran? Jika saja rasa dalam hati mudah sekali diluapkan, maka apalah arti sebuah penantian? Jika kita sering berpikir, siapakah jodoh kita? maka kita tak akan pernah punya waktu bagaimana cara kita memperbaiki diri kita. Jika saja kita selalu memikirkan kapan jodoh itu akan datang, maka kita hanya bisa menunggu tanpa diselingi dengan kegiatan yang memberikan kebermanfaatan.
Bukankah kita sudah mengetahui bahwa jodoh sudah ditentukan olehNya saat kita masih dalam rahim ibu tercinta? Mengapa kita masih risau juga? Mengapa kita sering berpikir bahwa kenapa kita masih saja sendiri? Mengapa? Pertanyaan yang hanya membuat diri kita menjadi galau saja tanpa ada progress yang ada.
Referensi pihak ketiga
Tentang sebuah rasa, tetaplah tinggal dalam jiwa, mencoba untuk menahan dalam mengungkapkan demi kebaikan keduanya. Jika saja rasa mudah sekali diungkapkan, maka semua kesabaran dan penantian tak akan menjadi rasa bahagia, karena semua mudah sekali diungkapkan. Jika saja rasa mudah sekali mengatakan jatuh cinta, maka kesetiaan tidak akan lagi bertahan lama. Bukankah saat kita menanti sambil terus memperbaiki diri, kesetiaan kita sedang diuji? Bukankah saat kita menanti sambil memperbaiki diri kesabaran kita sedang diuji?
Banyak dari kita tak mengerti arti kesabaran dalam penantian, sehingga kita sering sekali memaksakan bahwa rasa dalam jiwa harus segera terungkapkan sehingga tidak ada rasa yang tersimpan dan tergenang dalam hati. Tapi, apakah itu akan memberikan dampak baik bagi diri kita? Apakah memaksakan ungkapan dalam jiwa dengan cepat akan memberikan solusi yang terbaik untuk kehidupan kita? Tidak, tidak semua baik jika tergesa-gesa untuk diungkapkan. Tidak semua baik diungkapkan saat rasa yang ada dalam jiwa ingin sekali keluar dari dunianya.
Menanti, membutuhkan perjuangan dalam menyembunyikan sebuah rasa, karena sadar jika mengungkapkannya terlalu cepat akan memberikan masalah dan akan memberikan pertikaian pada diri kita. Jika memang belum ada kesiapan dalam diri kita, maka terus belajar adalah menjadi solusi dalam diri kita, karena terus belajar dalam masa penantian akan berguna bagi kita saat dipertemukan dengan pujaan hati kita disetiap untaian doa.
Referensi pihak ketiga
Tak perlu risau. Jodoh pasti akan dipertemukan diwaktu yang sangat tepat dengan orang yang sangat tepat pula. Tak perlu memikirkan jodoh, karena terus memikirkannya hanya akan membuat diri kita galau saja. Lebih baik, kita gunakan waktu kita dengan sebaik-baiknya kegiatan, terus belajar dan terus memperbaiki diri sampai nantinya kita akan tersadar bahwa apa yang kita nantikan harus terus diperjuangkan, dengan terus bersabar, belajar dan terus mempertahankan rasa dalam hati walaupun awalnya terasa hambar saat belum bisa dipertemukan dan belum bisa diungkapkan. :)
Percayalah, pangeran akan datang dengan keluarganya bukan datang dengan seorang diri saja. :)
Komentar
Posting Komentar